Tips Memilih Warna Lipstik yang Sesuai dengan Bentuk Bibirmu

Bingung memilih warna lipstik yang cocok? Terlalu banyak lipstik tapi masih merasa kurang pas saat ingin digunakan? Chill out, girls. Coba intip beberapa tips berikut yang bisa mempermudah kalian dalam memilih warna lipstik sesuai bentuk bibir.

#1 Bibir Tipis

Image source: www.fashionising.com

Image source: www.fashionising.com

Untuk kamu yang memiliki bibir tipis (atas dan bawah), sebaiknya gunakan lipstik dengan warna pink atau nude. Aplikasikan lipstik hingga garis bibir agar bibirmu terlihat lebih penuh

#2 Bibir Tebal

Image source: Pinterest

Image source: Pinterest

Jika kalian memiliki bentuk bibir yang cenderung tebal di kedua sisinya, pilihlah lipstik dengan warna bold seperti ungu, coklat, atau merah gelap. Warna-warna tersebut akan menjadikan bibirmu terkesan lebih seksi. Sebaiknya, hindari pemilihan warna nude atau warna pucat karena akan membuat tampilan terlihat kurang segar. (Baca juga: 5 Steps to Wear Bold Lipstick)

#3 Bibir Proporsional

Image source: Pinterest.com

Image source: Pinterest.com

Bibir proporsional yaitu bibir yang bagian atas dan bawahnya tidak terlalu tebal namun juga tidak tipis, seperti milik si cantik Emma Watson. Jika kamu memiliki bibir proporsional, you’d better be proud of it. Karena kamu bisa menggunakan warna apapun untuk bibirmu tanpa takut terkesan pucat atau berlebihan. Sesuaikam saja dengan kegiatan atau acara kalian ya!

#4 Bibir Tebal Bawah

Image source: Pinterest.com

Image source: Pinterest.com

Nah, untuk kamu yang memiliki bibir tebal di bagian bawah, usahakan memilih lipstik dengan warna-warna seperti cokelat muda, pink atau coral. Untuk tampilan yang lebih stunning, kamu bisa menambahkan riasan mata agar terlihat lebih glamour.

#5 Bibir Tebal Atas

Miranda Kerr for Glamour US 2015.

Miranda Kerr for Glamour US 2015.

Apabila kalian memiliki bibir yang cenderung lebih tebal di bagian atas, aplikasikan warma-warna bold seperti merah gelap, pink tua atau oranye agar penampilan terlihat mature dan super gorgeous.

 

Sekarang sudah nggak bingung lagi kan pakai lipstik warna apa? You’re welcome, ladies 😀

Kesalahan Saat Shopping yang Harus Dihindari

Background Image Source: Harper's Bazaar

Background Image Source: Harper’s Bazaar

Setelah melakukan closet detox seperti yang disarankan oleh Marie Kondo dalam bukunya yang berjudul ‘Spark Joy’, saya menemukan banyak sekali barang yang tidak pernah saya pakai sebelumnya. Ketika dihitung jumlah uang yang saya belanjakan untuk barang-barang yang tidak pernah/jarang saya gunakan, cukup sedih melihatnya. Saya bisa menggunakan uang tersebut untuk hal lain yang lebih penting (misalnya: untuk persiapan nikah).

 

Menghindari keinginan untuk shopping memang sangat susah (khususnya untuk shopaholic). Shopping memberikan kita kesenangan (sesaat) yang membuat kita semakin bahagia. Tapi, apakah kamu memang membutuhkan barang-barang tersebut? Belum tentu. Sebelum penyesalan itu terjadi, kamu wajib menghindari beberapa kesalahan ketika shopping berikut:

 

#1 Membeli barang yang tidak dibutuhkan

Buat daftar yang wajib kamu beli setiap bulan. And stick to that list. Dengan mengetahui apa kebutuhanmu, akan meminimalisir belanja barang-barang yang nggak kamu butuhkan.

 

#2 Tidak memiliki budget

Budgeting adalah hal yang wajib jika kamu ingin memiliki tabungan yang banyak. Setelah menerima gaji, buat daftar pengeluaran yang wajib di bulan tersebut. Gimana sih cara budgeting yang benar? Baca artikel tentang budgeting setelah menerima gaji disini. Dengan begitu kamu akan mengetahui kemana saja aliran kasmu.

 

#3 Membeli barang yang sama

Memiliki pakaian yang sama dengan warna yang berbeda membuat kamu merasa tidak ada yang bisa dipakai. Akan lebih baik jika kamu membeli pakaian dengan model yang berbeda agar hidupmu semakin berwarna.

 

#4 Membeli karena teman

Ketika berbelanja bersama teman, kamu harus hati-hati. Terutama jika teman kamu seorang shopaholic. Kamu akan cenderung lebih tidak fokus ketika berbelanja dengan teman. Temanmu pasti akan semakin memotivasi kamu untuk membeli barang yang kamu inginkan. Padahal belum tentu kamu butuh barang itu. Cobalah untuk berbelanja sendirian sekaligus “me time”!

 

#5 Membeli tanpa memperhatikan kualitas

Ini kesalahan yang paling sering dilakukan ketika shopping. Saya dulu termasuk yang sering melakukan ini. Karena ukuran sepatu saya super besar (41!), saya sering membeli sepatu karena ada ukuran yang saya inginkan. Namun, ujung-ujungnya, sepatu itu tidak pernah dipakai karena tidak enak. Nah, lebih baik kamu membeli sesuatu yang mahal tapi memang berkualitas dan tahan lama.

 

#6 Membeli barang yang hanya tren sesaat

Tren fashion sering sekali berubah. Apalagi dengan banyaknya brand yang menggunakan metode fast fashion. Zara merilis koleksi baru setiap dua minggu sekali. Dan hal ini membuat munculnya tren fashion yang hanya sesaat. Di saat pakaian yang kamu kenakan udah nggak ngetren, apa yang kamu lakukan? Cobalah untuk membeli sesuatu yang akan kamu pakai lebih dari tiga puluh kali.

 

#7 Belanja di saat emotional

Ketika kamu sedih atau bahagia karena alasan tertentu, kamu langsung shopping! Ini bahaya banget, girls. Karena kamu sedang emotional, kamu harus hati-hati karena bisa kalap. Always remember that shopping is not a therapy.

 

#8 Membeli barang yang tidak sesuai gaya hidup

3

Coba kamu perhatikan kegiatanmu selama seminggu atau sebulan. Apa aja sih yang kamu kerjakan sehari-hari? Setelah itu, bandingkan dengan tipe baju yang kamu punya di lemari. Apakah jenis baju yang kamu sudah sesuai dengan gaya hidupmu? Jika sebagian besar waktumu kamu habiskan untuk bekerja di kantor, kamu harus mempunyai baju kerja lebih banyak daripada baju untuk hangout. (Baca juga: 8 Workwear Essentials yang Wajib Kamu Punya).

Pertimbangan Sebelum Memilih Jurusan Hubungan internasional

un-flags

Image source: c4learn.com

Apa yang pertama kali muncul dalam pikiran kalian ketika mendengar kata Ilmu Hubungan Internasional? Setelah lulus, kamu akan bekerja sambil keliling dunia, menjadi perwakilan Indonesia sebagai staf duta besar. Banyak orang berpikir demikian, sehingga jurusan ini menjadi salah satu jurusan paling diminati di Fakultas Ilmu Sosial Politik beberapa universitas negeri di Indonesia. Tidak ada yang salah dengan jawaban tersebut, namun mari mempertimbangkannya sedikit lebih dalam.

 

#1 Diplomat adalah Jabatan dengan Proses yang Panjang

Tidak ada yang salah dengan pemikiran bahwa selepas kuliah dan menjadi sarjana, lulusan Ilmu Hubungan Internasional berpotensi besar menjadi diplomat atau bagian dari staf kedutaan besar Indonesia di suatu Negara. Namun, teman-teman perlu tahu bahwa untuk menjadi seorang diplomat adalah sebuah proses karir yang panjang. Diplomat dan seluruh staf kedutaan di kantor perwakilan Indonesia di seluruh dunia berada di bawah otoritas Kementrian Luar Negeri Indonesia. Sehingga perjalanan karirnya selalu dimulai dari penerimaan pegawai negeri sipil Kementerian Luar Negeri. Menjadi sarjana hubungan internasional sama sekali bukan jaminan bahwa akan ada kemudahan untuk lolos seleksi penerimaan di Kantor Kementerian Luar Negeri.

 

#2 Proses Perkuliahan yang Sangat Dinamis

Seringkali calon mahasiswa tidak memperhatikan dengan seksama materi pembelajaran yang dimuat dalam jurusan ini. Secara garis besar, yang akan dipelajari selama 4 tahun perkuliahan adalah politik dan hubungan antar Negara-negara di dunia. Oleh sebabnya, seorang mahasiswa jurusan hubungan internasional diwajibkan untuk rajin membaca dan tidak malas mengikuti perkembangan berita internasional. Apa yang akan dibahas di kelas, sebagian besar adalah topik-topik yang sedang terjadi, sehingga apabila kita malas membaca, maka kita akan sangat kesulitan menyesuaikan diri dengan tugas dan kewajiban yang ada di dalamnya.

 

#3 Beban Tugas dan Keterbatasan Waktu

Mahasiswa Hubungan Internasional memang dilatih untuk bekerja cepat namun tajam. Seringkali teman-teman yang ingin masuk jurusan ini juga tidak memperhatikan dengan baik risiko beban tugas seperti apa yang mereka akan hadapi nanti. Sebagian besar tugas yang akan diberikan selama masa perkuliahan adalah dalam rupa analisis, sehingga mahasiswa hubungan internasional diwajibkan membaca banyak literatur dan menulis kembali dalam rupa ringkasan atau analisis. Biasanya, batas waktu pengumpulan tugas juga +/- hanya 1 minggu saja, sementara bahan literatur yang harus dibaca jumlahnya banyak dan jumlah tulisan yang harus dihasilkan juga biasanya lebih dari satu. Hal ini menuntut mahasiswa Hubungan Internasional untuk pandai mengatur waktu.

 

Selain 3 hal diatas, hal lain yang perlu diperhatikan oleh teman-teman yang ingin masuk jurusan Hubungan Internasional adalah tujuan awal memilih jurusan ini. Sebab, untuk alasan paling cliché pun–menjadi diplomat atau staff kedutaan–sarjana Hubungan Internasional saja tidak cukup. Ada banyak kemampuan lain yang harus dikuasai seperti misalnya ahli dalam bahasa asing selain Bahasa Inggris, penguasaan atas isu-isu tertentu yang spesifik seperti pertumbuhan ekonomi di Negara-negara berkembang dan banyak lagi.

 

Tapi jangan takut, lulusan Hubungan Internasional tidak hanya berujung sebagai bagian dari Kementerian Luar Negeri saja kok! Dengan ketajaman analisis yang terlatih, serta kebiasaan melakukan presentasi, lulusan Hubungan Internasional juga biasanya banyak diminati oleh perusahaan baik yang berskala nasional maupun multinasional. Hal ini dikarenakan didapati sebagian besar sarjana Hubungan Internasional cepat beradaptasi, serta mampu mengambil keputusan-keputusan secara cepat dan tepat karena terlatih dengan banyaknya tugas selama masa perkuliahan.
Semoga pertimbangan ini bermanfaat membantu kalian dalam menentukan pilihan jurusan nanti. Good luck!

This App Will Help You To Create Ethical Wardrobe

This App Will Help You to Create Ethical Wardrobe

Background image source: Pinterest

Fast fashion isn’t a good thing as you saw on The True Cost documentary film. Fast fashion brands allow consumer to buy more clothes at very cheap price. Some people who take into account ethical fashion (like me!), find it very difficult to choose which brands that are really ethical. When I was browsing through App Store, I found this app and installed it right away. When I opened this app, it was so magical. Really life-changing.

 

This app is called Good On You. Good On You helps you to choose brands very wisely. It’s easy to use. Just type the brand name and Good On You will show you how ethical your brand is.

 

Good On You rate brands from three different aspects: people, planet, and animals. From their website, they tell how they rate the brands as follows:

 

People

We look at brands impact on workers across the supply chain. These include policies and practices on child labour, forced labour, worker safety, freedom of association (the right to join a union) and payment of a living wage. We also consider a brand’s supplier relationships and auditing practices.

 

Planet

We consider each brand’s resource use and disposal, energy use and carbon emissions, impacts on water, as well as chemical use and disposal.

 

Animals

We identify the use of fur, angora, down feather, shearling, karakul and exotic animal skin and hair. We also consider wool use including ‘mulesing’ and whether and how the brand uses leather.

For each of people, planet and animals we also consider if brands are taking positive steps – such as providing industry leadership on issues – or whether they engage in ‘negative citizenship’ like lobbying against legislation to increase transparency or reduce harm.

 

Image source: goodonyou.eco

Image source: goodonyou.eco

With this app, it’s easier for me to research fashion brands before I buy something. No more unethical fashion brands on my wardrobe (except the clothes I bought before I knew about ethical fashion).

 

Install this app and you’ll be surprised about fashion brands you thought they’re safe or conflict-free!

 

Available for iOS and Android.

Meal Prep Ideas to Save Your Time

meal-prep-ideas-for-lunch

Di dunia yang serba cepat sekarang, banyak orang yang memilih untuk cara instan. Makanan instan, minuman instan, semuanya serba instan. Memang waktu adalah uang, tapi kamu juga harus memperhatikan kesehatanmu. Makan makanan yang instan dapat mengurangi kesehatan badanmu. Cobalah untuk membawa bekal setiap hari. Dengan membawa bekal, kamu bisa lebih hemat uang loh. Malas masak? Coba gunakan metode meal prep. Meal prep adalah memasak dalam jumlah besar lalu disimpan ke dalam wadah yang lebih kecil untuk makanan selama beberapa hari.

 

Meal prep adalah cara mudah buat kamu yang nggak punya waktu tapi pengen hidup sehat. “Ah tapi kan makan makanan yang sama itu membosankan,” kamu bisa membuat variasi meal prep dalam sekali masak.

 

“Sehat nggak sih makan makanan kemarin-kemarin?”, setelah memasak, segera masukkan makananmu ke dalam freezer agar tetap fresh. Ketika kamu ingin makan, kamu bisa menghangatkan di microwave selama beberapa menit. Praktis kan?

 

Jumlah makanan yang bisa kamu siapkan bisa sesuai keinginan. Namun, sangat disarankan untuk membuat dalam jumlah yang tidak terlalu besar agar makananmu tidak basi. The It Girl punya beberapa resep yang aman untuk meal prep loh. Apa aja sih?

 

Yuk scroll ke bawah..

1. Teriyaki Chicken Meal Prep

Source: Buzzfeed

Source: Buzzfeed

 

2. Lemon Roasted Salmon

Source: Littlespicerjar.com

Source: Littlespicerjar.com

 

3. Shrimp Fried Rice Meal Prep

Source: damndelicious.net

Source: damndelicious.net

 

4. Asian Honey Lemon Chicken Meal Prep

Source: lifemadesweeter.com

Source: lifemadesweeter.com

 

5. Beef & Broccoli

Source: lifemadesweeter.com

Source: lifemadesweeter.com

 

6. Pesto Chicken & Veggies

Source: Buzzfeed.com

Source: Buzzfeed.com

The It Girl’s Favorites Cruelty-Free Brushes

cruelty-free-brushes-you-should-have

Beberapa kuas makeup dibuat dengan bulu binatang. Dengan menggunakan bulu binatang asli, binatang tersebut harus melalui beberapa siksaan yang seharusnya tidak perlu. Namun, dengan kecanggihan teknologi yang semakin maju, banyak kuas makeup yang dibuat dari bulu sintetis. Bulu sintetis ini tidak kalah lembutnya dengan bulu binatang asli.

 

Lalu, brand apa saja sih yang tidak menggunakan bulu binatang asli? Here are our favorites!

 

Scroll down…

 

#1 Real Techniques

Vegan Brush

Image source: Real Techniques

Price: $$

Brand asal UK ini memang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Kuas makeup Real Techniques sangat halus (dan vegan!), nyaman sekali untuk digunakan. Dari segi harga, memang Real Techniques bisa dibilang agak mahal tapi worth-it, girls!

#2 EcoTools

Image source: Pinterest.com

Image source: Pinterest.com

Price: $$

Selain vegan, kuas makeup dari EcoTools juga terbuat dari bahan-bahan yang didaur ulang–recycled plastic & recycled aluminium. Kemasan EcoTools terbuat dari bahan-bahan yang tidak mengganggu ekosistem hutan karena terbuat dari 20% katun dan 80% serat bambu. Gagang kuas EcoTools dibuat dari materi ramah lingkungan, yaitu bambu. Bambu digunakan karena bambu merupakan salah satu tanaman yang sangat cepat untuk tumbuh.

#3 Too Faced

Image source: Pinterest.com

Image source: Pinterest.com

Price: $$$

Meskipun Too Faced di bawah perusahaan yang melakukan animal testing (Estée Lauder), tapi Too Faced berkomitmen untuk tetap vegan. Kuas makeup Too Faced menggunakan Teddy Bear Hair yang diakui oleh Too Faced memiliki serat dengan tingkat kemiripan yang sama dengan bulu binatang.

#4 Wet n Wild

Image source: Instagram.com/slave2beauty

Image source: Instagram.com/slave2beauty

Price: $

Wet n Wild merupakan brand yang bisa kamu temukan di drugstore terdekat. Produk-produk Wet n Wild sangat terjangkau loh. Dengan harga yang tidak mahal, kamu bisa mendapatkan kuas makeup dengan kualitas yang bagus.

#5 The Body Shop

Image source: arielledannique.com

Image source: arielledannique.com

Price: $$

Siapa sih yang nggak tahu The Body Shop? Brand ini sejak lama sudah anti animal-testing. The Body Shop memberikan varian kuas makeup yang banyak dan tentu saja semua produk mereka vegetarian.

#6 Alima Pure

Image source: Alima Pure

Image source: Alima Pure

Price: $$$

Mungkin nama Alima Pure belum terdengar familiar di telinga kalian. Alima Pure merupakan beauty brand yang sangat mengutamakan kualitas. Hal ini terlihat dari produk Alima Pure yang hanya menggunakan bahan-bahan murni berkualitas. Alima Pure tidak menggunakan parabens, sulfates, synthetic dyes, phthalates, dimethicone, petroleum, talc, bismuth oxychloride, and nanoparticles dalam produknya dan tentu saja cruelty-free (Baca juga: Racun-racun dalam Produk Kecantikan yang Wajib Kamu Hindari). Kuas makeup Alima Pure dibuat dari bulu sintetis Taklon.

#7 Dose of Colors

Image source: Pinterest.com

Image source: Pinterest.com

Dose of Colors dikenal dengan matte liquid lipstick-nya yang memiliki warna-warna cantik. Mungkin juga, banyak yang belum mengetahui bahwa produk Dose of Colors adalah vegan & juga cruelty-free. Dose of Colors sangat transparan terhadap material apa saja yang digunakan untuk menggunakan produk mereka. Tidak semua produk Dose of Colors vegan, namun produknya cruelty-free, termasuk kuas makeup Dose of Colors.

 

Nah, dari semua brand tersebut, mana favorit kamu? Untuk menjadi cantik, kamu tidak perlu mengorbankan hewan-hewan sebagai bahan eksperimen produk kecantikan yang kamu pakai 🙂

Dua Lipa’s New “New Rules” Video

dua-lipa-new-rules

Screenshot via Youtube

A few days ago, Dua Lipa launched her new video “New Rules”. This video has similar visual with her previous video “Lost in Your Light” featuring Miguel. This song is about a girl who just got break-up and she has supportive girlfriends that help her to survive after a messy break-up.

 

Her friends stay with her during the night and help her to stay strong. At first, she was so miserable, feeling blue and tried to pick up the phone but her friends told her not to. But, after her friends empowered her through dancing and the coolest sleepover, she became stronger than ever.

 

The lyrics are also empowering those who deal with break-ups. Especially the pre-chorus part:

One, don’t pick up the phone

You know he’s only calling ’cause he’s drunk and alone

Two, don’t let him in

You’ll have to kick him out again

Three, don’t be his friend

You know you’re gonna wake up in his bed in the morning

And if you’re under him, you ain’t getting over him

 

Those are Dua Lipa’s new rules to get over her break-up.

5 Konsep Prewedding Yang Bisa Banget Untuk Ditiru

Bagi setiap pasangan yang akan menikah, foto prewedding merupakan salah satu  yang wajib dilakukan. Foto prewedding juga memiliki konsep yang beragam. Ada yang dilakukan di dalam ruangan dan ada juga yang berkonsep outdoor. Nah, jika kalian lebih menginginkan konsep simple dan romantis, berikut ada beberapa konsep foto prewedding indoor yang bisa ditiru.

1. ‘When I Look At You….’

Image source: Buanaphoto

Image source: Buanaphoto

Pose ini terkesan romantis dan simpel serta menjadi favorit kebanyakan calon pengantin. Pose dimana pria menatap penuh cinta wanitanya seolah berkata bahwa she’s the one for him.

2. Casual Pose

Image source: Pinterest.com

Image source: morden.co

Untuk menonjolkan kesan alami, terkadang banyak pasangan mengambil konsep foto prewedding dengan tema casual seperti kegiatan sehari-hari yang terlihat sangat natural namun tetap romantis.

3. Classic and Timeless Pose

Image source: Pinterest.com

Image source: Pinterest.com

Pose ini juga favorit karena merupakan pose dimana pasangan bisa saling bertatapan dengan effortless pose yang sangat penuh cinta

4. Traditional Attire

image source: Pinterest.com

image source: Pinterest.com

Untuk mendapatkan kesan adat yang kental, kerap pasangan memilih busana adat jawa saat melakukan foto prewedding. Hasilnya, sangat elegan.

5. Unique and Unusual Pose

Image source: www.alisandraphotoblog.com

Image source: www.alisandraphotoblog.com

Apabila kalian ingin tampil beda, coba beberapa pose yang unik seperti saling menggendong dan mencubit pasangan dengan mimik wajah yang lucu. Foto prewedding akan terlihat fresh dan natural.

Streetwear Fashion Brand on Demand

Fashion industry lately being surprised by the rising of Streetwear. for example the unpredictable collaboration between Supreme and Louis Vuitton. This shows unclear boundaries between couture and streetwear.
 
Well, this streetwear trend was followed by boys (most likely). But if you keen to watch out for the waves, this might be the next “it” things in Fashion for a girl as well. Streetwear was known as the style of Californian Surf and Skate cultures. Meanwhile, people know it as fashion style based on Hip Hop Rapper or Japanese Street Style. Isn’t without any fact that now day even we much recognized Japan as the place where streetwear came from.
 
This is the list of Streetwear Fashion Brand that will also suit your casual look,
 

1. Supreme

Image source: q-e3.com

Image source: q-e3.com

 
This New York City-based brand was founded by an American man who grew up in England. Probably one of the most novelty streetwear fashion due to their various line collaboration with huge brands.
 

2. Comme des Garçons

Image source: besugarandspice

Image source: besugarandspice

 
CDG fashion line called Play Hearts, founded by Rei Kawakubo. This is another famous iconic fashion piece that you already know or see a lot wearing by social media influencer. Even that there was a lot of CDG fake t-shirt and shirt. But nowadays, some Indonesians are willing to find this Japanese based brand stuff through online purchase. Compared to the other brands, CDG also having the cutest iconic signature, the heart with eyes.
 

3. Anti Social Social Club

Image source: instagram.com/trishgohhh

Image source: instagram.com/trishgohhh 

No one doesn’t recognize this very Tumblr kind of fashion piece. Anti Social Social Club was famous for it sarcasm and swag kind of wording signature. In the beginning, ASSC was intentionally started by Neek Lurk for commercial purposes. Within the time this brand gets hype and being recognized by a lot of well-known people. Social media like Tumblr, Pinterest and Instagram play huge roles raising this brand to fame. ASSC is being a considerable brand in the future.
 

4. A Bathing Ape

Image source: Pinterest

Image source: Pinterest

 

What can be more Harajuku, if it’s not BAPE?
 
A Bathing Ape a.k.a BAPE might be sold to Hong Kong big fashion group, but it hasn’t lost any Japanese characteristic in their pieces. Give thanks to Nigo, their founding father that brilliantly develop BAPE’s character since it very first launched in 1993.
 

5. Stussy

Image source: malmostreetstyle.com

 
This old streetwear player is definitely on our list. If you want to find a couple of pieces you can wear coupled up with your partner, choose Stussy. Stussy will fit for us who stumbled upon unisex fashion item.
So, what’s your favorite streetwear brand? Let us know through comments!

How To Keep Things Professional When You Work With Your Significant Other

How To Keep Things Professional When You Work With Your Significant Other

Background image: instantoffices.com

 
Falling in love is the happiest moment of your life. And it turns out that “the one” is your working partner at the office, in the same room. The best thing is that you can see significant other every day. But, there might be a bumpy journey on your life if you can’t keep up things professional at work. It’s not going to be easy. But, if you follow these simple tips below, it would be just fine.
 

#1 Discuss it

In the beginning of your relationship, you should have the conversation. This conversation should discuss what you and your s.o (significant other) expect on your working environment. Would your s.o mind if you discuss your relationship with others? Or maybe both of you decide to act normal as possible when working. Decide what the best for you two.
 

#2 Keep a distance

When you work with your s.o in the same room, it might be difficult to keep focused. Your s.o might be the most distracting object. Don’t let people see you stare at your s.o for a long time and let your paperwork left behind.
 

#3 Separate things

It’s easy to be professional when you can separate between “business time” and “personal time”. Create boundaries between you and your s.o. Especially when you have a fight with your s.o. Even if you have an argument, keep things professional by working as normal as possible. We know that your feelings might be hurt inside. But, always remember that showing your true feelings during working will have a bad impact on your career.
 

#4 Don’t be too intimate

Some people are annoyed or finding it uncomfortable when people see a couple become too intimate in public. People know that you’re in love. And it doesn’t mean that you have to show it off. Especially at your office. Instead of showing it off, why don’t you keep it special between you two?
 
You could be the most adorable “relationship goals” if you can keep things professional at work. Do you have any other thoughts? Please let us know through comments!