Alanda Kariza’s Career Profile

Woman's Career
alanda kariza

Foto oleh Diera Bachir

Masa muda identik dengan mencari belahan jiwa, mencari jati diri, atau bersenang-senang. Tapi, cewek inspiratif satu ini memiliki banyak sekali prestasi yang diukir meskipun usianya yang masih tergolong muda. Pada usia 14 tahun, cewek ini berhasil membuat novel yang berjudul Mint Chocolate Chips. Selain itu, cewek yang memiliki jiwa sosial yang tinggi ini juga mendirikan Indonesian Youth Conference (IYC). Siapa sih cewek pintar dan inspiratif ini? Kamu pasti kenal sosok inspiratif bernama Alanda Kariza.

 

Alanda adalah bukti bahwa anak muda bisa memberikan kontribusi untuk negeri kita tercinta Indonesia. Jika kamu memiliki waktu luang, isilah waktu luangmu dengan kegiatan positif seperti yang dilakukan Alanda. Indonesia membutuhkan banyak cewek seperti Alanda supaya Indonesia semakin maju dan menjadi bangsa yang lebih baik. Dengan segudang kesibukan yang dimilikinya, bagaimana Alanda membagi waktunya untuk pekerjaan dan keluarga? Kali ini, The It Girl berkesempatan untuk wawancara Alanda Kariza. Yuk, scroll down!

 

Nama: Alanda Kariza

Umur: 25 tahun

Pendidikan: S1, Bisnis Internasional – Binus International

Lokasi: Melbourne, Australia

Pekerjaan: Head of Marketing & Fundraising, Oaktree

 

Apa pekerjaan pertama Alanda setelah lulus kuliah? Apa saja sih tanggung jawab Alanda disitu?

Segera setelah lulus kuliah, saya bekerja di Unilever sebagai Assistant Brand Manager. Tanggungjawab saya adalah meningkatkan market share melalui sejumlah aktivitas, termasuk di antaranya memastikan proses launch dan relaunch sebuah produk atau varian berjalan lancar, memastikan TVC dan media promosi lainnya sesuai dengan filosofi brand serta brand promise, mengurus hubungan dengan brand ambassador, mengawasi konten media sosial dan onground activation, memantau penjualan produk setiap minggunya, dan lain-lain.

 

Sebagai penulis pasti butuh inspirasi? Siapa atau apa yang sering menjadi inspirasi Alanda dalam menulis? Ketika tidak ada inspirasi, apa yang Alanda lakukan?

Inspirasi selalu datang dari orang-orang terdekat. Ketika sedang tidak ada inspirasi, saya mengunjungi dan menulis di tempat baru, atau membaca buku dan menonton film.

photo-10-25-15-11-00-30-pm-1Alanda sudah menerbitkan beberapa buku, bagaimana sih proses untuk menerbitkan buku?

Segera setelah naskah rampung, naskah tersebut dikirimkan ke penerbit dan/atau editor yang kira-kira tertarik untuk menerbitkannya. Jika penerbit/editor tersebut berminat, naskah ini akan masuk ke dalam proses revisi sebelum akhirnya dicetak, diterbitkan, dan akhirnya didistribusikan.

 

Bagaimana kegiatan sehari-hari Alanda?

Saat ini saya sedang bekerja di sebuah lembaga swadaya masyarakat bernama Oaktree di Melbourne, Australia. Oaktree digawangi oleh anak-anak muda berusia 26 tahun ke bawah, dan beraktivitas melalui kegiatan volunteering, advokasi, dan mengembangkan proyek pendidikan bersama sejumlah organisasi rekanan di Asia Pasifik. Saya juga sedang beradaptasi dengan peran baru saya sebagai istri. Pasangan saya sedang menempuh pendidikan S2 di Melbourne, oleh karenanya, segera setelah menikah, saya ikut pindah ke sini dan akhirnya bekerja di Oaktree. Selain itu, saya masih aktif berperan dalam organisasi Sinergi Muda (penyelenggara Indonesian Youth Conference) dan bisnis es krim kecil-kecilan bernama Amame Ice Cream Therapy. Dalam waktu dekat, rencananya saya akan menempuh pendidikan S2.

vat

wef2016

img_6861Adakah rencana membuat buku lagi ke depan?

Saya sedang menyelesaikan sebuah novel dalam Bahasa Indonesia, saat ini sudah dalam tahap revisi final. Mudah-mudahan bisa dirilis akhir tahun ini, paling lambat.

 

Boleh sharing sedikit nggak tentang apa sih novel Alanda yang akan dirilis nanti?

Saya sudah lama tidak merilis buku fiksi. Setelah pertama merilis novel di tahun 2006, novel berikutnya baru keluar tahun lalu — itu pun dalam Bahasa Inggris. Saya agak deg-degan dengan novel baru ini, tapi semoga nanti pembacanya suka.

 

Apa yang menjadi inspirasi Alanda untuk membentuk Youth Conference?

Saya menghadiri kegiatan bernama Global Changemakers Youth Summit di mana 60 aktivis muda internasional diundang untuk bertukar ide dan menerima pelatihan soal bagaimana bisa menyelenggarakan proyek sosial. Di kala itu, tahun 2009, saya menjadi satu-satunya orang Indonesia yang diundang. Saya merasa bertanggungjawab untuk mereplikasi kesempatan itu agar bisa diraih oleh lebih banyak anak muda Indonesia, sehingga saya menyelenggarakan Indonesian Youth Conference, dengan harapan ada lebih banyak anak muda Indonesia yang bisa mempelajari apa yang saya pelajari di sana. Ada rencana IndonesianYouth Conference tahun ini. Informasi lengkapnya bisa dilihat di sinergimuda.org atau di indonesianyouth.org.

img_6998img_6996Bagaimana Alanda membagi waktu untuk pekerjaan di OakTree, Sinergi Muda, Amame Ice Cream Therapy, dan sebagai seorang istri? Apa aja sih tips dalam manajemen waktu?

Kerja kantoran di hari kerja, sementara mengurus bisnis sebisa mungkin di akhir pekan. Sebagai istri, tentunya itu ‘pekerjaan’ 24/7 ya. Sesampainya di rumah, saya jarang mengerjakan pekerjaan kantor. Biasanya memasak atau menikmati waktu bersama suami dengan mengobrol dan menonton televisi bersama. Tips untuk manajemen waktu sesimpel harus memiliki prioritas.

 

Siapa sih role model Alanda?

Alm. kakek saya, Profesor Moenadjat Wiratmadja. Beliau adalah ahli bedah plastik pertama di Indonesia, sekaligus seorang pelukis. Selain itu, saya juga menjadikan suami saya role model. Saya mengagumi sikapnya yang pekerja keras, dan bagaimana ia selalu memberikan dukungan kepada saya, apapun yang saya pilih untuk lakukan baik dalam karier maupun hidup secara umum.

 

Nasehat apa yang bisa Alanda berikan kepada perempuan Indonesia?

Hidup adalah soal pilihanmu sendiri. Soal berani membuat pilihan, dan berkomitmen terhadap pilihan tersebut. Menjadi wanita karier, ibu rumah tangga, ataupun keduanya — itu pilihanmu sendiri. Jangan biarkan pendapat orang membuatmu ragu terhadap pilihanmu tersebut.

Contributors

Winny Irmarooke

Co-Founder & Editor